Javascript is either disabled or not supported by this browser. This page may not appear properly.
Dalam rangka merealisasikan peran serta generasi muda dan masyarakat luas pada umumnya, maka dianggap perlu untuk membentuk suatu wadah bagi mereka yang merasa peduli terhadap konservasi sumber daya alam.
Karena hal tersebut maka terbentuklah Organisasi Sukarelawan Montana pada tanggal 31 Januari 1993 di Resort Cibodas, Taman Nasional Gunung Gede - Gunung Pangrango. Nama Montana sendiri diambil dari salah satu zona vegetasi yang terdapat di Taman Nasional ini, yaitu Sub Montana, Montana, dan Sub Alpin.
Montana adalah wadah bagi para anggotanya untuk mengembangkan wawasan dan pengetahuan serta sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan.
Dalam salah satu kegiatannya, Montana bertujuan untuk ikut serta secara aktif membantu kelancaran tugas dan fungsi Jagawa (Penjaga Hutan) serta staff kantor Taman Nasional Gunung Gede - Pangrango. Ruang kerja Sukarelawan Montana sehari-hari pada resort Cibodas, seperti : Penyuluhan pengunjung, Operasi Bersih, Patroli rutin, dan evakuasi penyelamatan pengunjung. Sementara untuk ruang kerja dengan staff kantor Taman Nasional Gunung Gede  Pangrango lebih banyak ditangani bersama dalam wadah Sekretariat Bersama Sukarelawan Taman Nasional Gunung Gede  Pangrango.
Keanggotaan Sukarelawan Montana terdiri dari berbagai wilayah, seperti : Cianjur, Cianjur, Bogor, Bandung, jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Juga terdiri dari latar belakang yang berbeda-beda, baik itu Sarjana, Mahasiswa, Pelajar, Pekerja, ataupun pengangguran. Keheterogenan ini yang mendukung setiap gerak dan langkah Montana. Sperti halnya tentnag zona vegetasi Montana yang sangat heterogen dengan kekayaan flora dan fauna yang yang beraneka ragam.
Montana adalah organisasi sukarelawan yang berusaha mendukung program-program pemerintah dalam pelestarian sumberdaya alam. Khususnya mendukung program dan misi Taman Nasional Gunung Gede  Pangrango.

Taman Nasional Gunung Gede - Pangrango merupakan salah satu diantara taman nasional pertama di Indonesia yang diumumkan pada tanggal 6 Maret 1980 oleh Menteri Pertanian. luas Taman Nasional ini sekitar 15.196 ha. Kawasan ini dikenal sebagai hutan hujan tropis pegungungan yang kaya akan jenis, baik flora maupun fauna.

Secara administratif, kawasan Taman Nasional Gunung Gede - Pangrango, termasuk kedalam wilayah Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi. Aksesibilitas menuju kawasan ini sangat baik karena letaknya yang strategis di Jantung Jawa Barat. Hal ini menyebabkan banyak wisatawan berdatangan untuk mengunjungi berbagai obyek yang terdapat di dalam kawasan Taman Nasional ini.

Selain karena kekayaan flora dan fauna serta letak yang strategis, kawasan ini kaya pula dengan potensi obyek wisata, yang menyebabkan kawasan ini banyak didatangi pengunjung. Dari pengunjung yang ada, sekitar 45% diantaranya, melakukan kegiatan rekreasi ke Air Terjun Cibeureum-Cibodas, Air terjun Cibeureum Selabintana, dan Air Terjun Cipadaranten di Bodogol. Para pengunjung ini datang dari berbagai pelosok daerah hanya untuk sekedar menghirup udara segar dan menikmati pemandangan alam.